Taksi Unik Tanpa Sopir Akan Menjadi Teknologi Canggih Selanjutnya

August 07, 2017
Sekarang ini teknologi menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan. Hampir setiap pekerjanya menggunakan teknologi. Mulai dari komunikasi, perkantoran, hingga rumah tangga. Sudah banyak sekali teknologi yang berkembang dari waktu ke waktu. Misal seperti gadget, maka setiap periode akan mengeluarkan produk terbaru dengan kecanggihan yang lebih dari sebelumnya. Kini kecanggihan teknologi tak hanya sekadar pada gadget atau pun alat-alat rumah tangga. Kendaraan transportasi pun kini juga sudah dilirik oleh perusahaan-perusahaan tekno, sehingga manusia zaman ini akan lebih mudah dalam melakukan aktivitas.

Jika pada umumnya kendaraan selalu ada sopirnya, namun untuk beberapa tahun ke depan mungkin sopir sudah akan digeser dengan teknologi. Ya zaman yang serba canggih ini, semuanya akan berganti dengan teknologi. Diketahui perusahaan seperti Uber dan Google kini tengah mengerjakan teknologi tersebut yakni taksi tanpa sopir. Diketahui pula taksi ini akan benar-benar jadi kenyataan dalam dunia nyata. Maka peran sopir mungkin akan semakin berkurang.

Tak hanya mereka, Perusahaan inovasi yang bernama Continental pun juga telah membuat sebuah eksperimen terbaru terhadap taksi tanpa awak tersebut yang diberi nama Cube. Konsep robo-taksi ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan di Negara-negara Eropa.
Cube memiliki konsep bentuk body berupa kubus, tujuannya untuk memaksimalkan ruang dan interior pada dalam kabin. Ya, nama Cube diambil dari bentuk body taksinya. Perusahaan Continental  melihat bentuk kubus sebagai cara untuk meringankan beban besar dan cocok menempatkan kendaraan ini untuk infrastruktur kota.

Masih belum memberikan gambaran kabin yang jelas. Namun perusahaan yakin bahwa taksi tersebut bisa memberikan kenyamanan lebih daripada taksi tradisional.

Kepala pengembangan bisnis dan pemasaran Dr. Alexander Jockish di divisi Contitech mengatakan jika mobil akan jauh lebih canggih dan tidak hanya sekadar alat transportasi di masa depan.

Ia berujar bahwa di masa depan mobil akan bergeser kea rah yang privasi, relaksasi, komunikasi bahkan pekerjaan. Dan tujuan interior di dalam mobil pun jug akan berkembang dan berbeda di masa depan.

Teknologi Kubus ini menggunakan Continental eksperimen laser sensor dan driver assistance systems. Dalam menguji taksi kubus ini, Continental memilih tempat simulasi di daerah Frankfur, Jerman. Tempat tersebut menyimulasikan kota sesungguhnya di dunia nyata, termasuk kepadatan lalu lintasnya.


Rencananya, Perusahaan akan menampilkan konsep robo-taksi ini pada Frankfurt Motor Show nanti. Di tahun-tahun berikutnya mungkin tak hanya taksi yang akan dijadikan transportasi tanpa awak. Kendaraan seperti motor dan mobil pun mungkin juga akan demikian. Namun, teknologi memang sangat bisa membantu manusia dalam melakukan aktivitas agar lebih mudah. Namun juga ada dampak negatifnya, yang mungkin akan membuat manusia itu sendiri cenderung malas. Namun, itu tinggal dari diri manusianya apakah akan memanfaatkan teknologi dengan baik atau tidak.
Previous
Next Post »
0 Komentar