Tak Banyak Yang Tahu Ternyata Google Kembangkan Fitur Mirip SnapChat

August 08, 2017
Nama Google memang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat dunia. Google merupakan sebuah perusahaan multi nasional dari Amerika Serikat yang khusus pada jasa dan produk internet, seperti teknologi pencarian perangkat lunak, komputasi web dan periklanan, Google didirikan oleh dua orang, yakni Larry Page dan Sergey Brin yang saat itu masih merupakan seorang mahasiswa di Universitas Stanford.



Google merupakan teknologi pencarian yang paling banyak digunakan oleh masyarakat dunia dengan beberapa fitur nya yang mudah dan cepat. Google juga banyak bersaing dengan perusahaan-perusahaan induk lainnya seperti Facebook dan Snap Inc.

Diketahui bahwa perusahaan induk Google, alphabet, tengah mengembangkan teknologi yang bisa digunakan dalam pembuatan ‘stories’ yang hampir menyerupai fitur ‘Discover’ pada aplikasi SnapChat. Fitur tersebut bisa digunakan oleh perusahaan media.

Di salah satu sumber yang mengetahui hal tersebut mengatakan jika proyek Google yang bertajuk Stamp tengah dalam tahap pengujian oleh publisher. Beberapa perusahaan teknologi seperti Google Inc, Snap Inc, dan juga Facebook benar-benar bersaing dalam mengembangkan tools publikasi untuk perusahaan media, dan diharapkan bisa membantu aplikasi mereka dengan berita, olahraga, hiburan dan konten lainnya.
Tantangan pada fitur tersebut adalah lebih bisa membuat mereka dengan cepat dan mudah digunakan dibanding web browser, serta memberikan pengalaman menarik bagi pengguna.

Tab ‘Discover’ pada SnapChat beda dengan cara mengintegrasikan video dengan teks dan foto. Hal tersebut memungkinkan pengguna dalam melompat ke stories atau iklan baru dengan sekali sentuhan saja.
Menurut salah satu sumber menyebutkan bahwa Google melakukan diskusi dengan beberapa publisher seperti Vox Media, Time Warner Inc, CNN, Time Inc, Washington Post, dan Mic untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut. Bahkan Google menyatakan, “Kami tidak memiliki apapun untuk kami umumkan saat ini namun berharap bisa segera membagikannya.”

Jika dikaitkan sepertinya nama Stamp hampir mirip dengan produk Google sebelumnya yang telah ada seperti Accelerated Mobile Pages atau AMP. Fitur tersebut dipastikan sangat memungkinkan dalam menampilkan berita online secara lebih cepat. Bahkan Facebook pun juga melakukan langkah ini dan mengusung produk saingan yang sama bernama Instan Articles.

Dalam pengembangannya tidak hanya fitur yang mirip SnapChat, dikabarkan juga bahwa teknologi raksasa milik Google ini tengah mempertimbangkan dalam pembelian perusahaan yang didirikan oleh Evan Spiegel.
Dalam sebuah laporan, Google menawarkan untuk mengakuisisi SnapChat sebelum perusahaan tersebut mengumpulkan sejumlah uang dalam putaran perdana seri F. Dalam salah satu sumber diketahui penawaran untuk SnapChat berpotensi mencapai harga senilai USD30 miliar.

Facebook dan Google dipercaya oleh para investor sebagai perusahaan yang memiliki kemungkinan terkuat dalam mengakuisisi SnapChat.
Previous
Next Post »
0 Komentar